B U K I T T I N G G I
detail news

29 Jan,2020 08:01

Pembuatan Geopark Sianok – Maninjau Menjadi Prospek Baru Destinasi Wisata

Pemerintah kota Bukittinggi mulai memprogramkan pembuatan taman wisata alam bertema Sianok-Maninjau Geopark. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Bukittinggi menjadi destinasi wisata internasional. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, pemko Bukittinggi akan bekerjasama dan bersinergi dengan pemkab Agam karena keberadaan Geopark tersebut berada di dua wilayah administrasi pemerintahan. Bukan saja dalam hal pembuatan namun sinergitas antara dua pemerintah daerah ini juga akan berlanjut dalam hal pengelolaannya. Agar Geopark dapat berjalan dengan baik, juga diperlukan partisipasi seluruh stake holder terkait dan masyarakat.


Kedepannya, Sianok – Maninjau akan diusulkan akan masuk dalam salah satu Geopark yang diakui oleh Unesco melalui program Unesco Global Geopark. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut sudah dilakukan langkah-langkah awal kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Jika hal ini dapat terwujud Geopark Sianok-Maninjau akan menjadi kebanggaan masyarakat Bukittinggi-Agam karena mempunyai objek wisata yang berskala internasional dan  diakui dunia.
Untuk saat ini sudah terdapat 16 Geopark diseluruh Indonesia, perencanaan  Geopark Sianok – Maninjau tentu dapat mengadopsi program-program unggulan dari Geopark yang sudah ada tersebut.


Pada kesempatan tersebut, wali kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias, SH menyampaikan bahwa sektor pariwisata tidak dapat bergerak sendiri. Dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari semua pihak. Dinas Pariwisata perlu dukungan dan komitmen dari SKPD-SKPD karna sektor pariwisata butuh sarana pendukung seperti ketersedian jalan yang baik, bangunan, kebersihan, publikasi, dll. Lebih lanjut, Ramlan menyampaikan, “Sektor Pariwisata masih menjadi andalan Kota Bukittinggi sebagai sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah- pen) yang hasilnya akan dipergunakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat melalui program-program pembangunan, fasilitas umum dan kebijakan-kebijakan yang berpihak untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Guna pencapaian target Kota Bukittinggi sebagai destinasi wisata utama, telah banyak diluncurkan program-program penunjang dan akan terus dilakukan peningkatan-peningkatan disegala bidang.”


Pada forum ini juga disampaikan bahwa Geopark harus dilengkapi dengan semua fasilitas penunjang. Untuk itu wako menginstruksikan untuk melakukan percepatan pembuatan DED (Detail Engineering Design) fasilitas pendukung untuk Geopark seperti, musholla, wc, air bersih, dll. Tujuan dari pembuatan ini adalah agar masyarakat dapat menikmati dan berpartisipasi aktif karena dalam sebuah Geopark harus ada aktivitas social, ekonomi dan budaya.